Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

27 Januari 2011

Virtualisasi pada Software : VirtualBox

Jika pada postingan sebelumnya telah dijelaskan contoh-contoh virtualisasi pada software, kali ini saatnya virtualisasi software. Software di sini adalah OS. Tujuannya adalah untuk penelitian, biasanya diteliti perilaku virus. Melalui virtualisasi, satu PC bisa menjalankan banyak OS, sehingga cukup untuk dijadikan sampel untuk melihat perilaku virus. Apa hanya itu? Tentu saja tidak.
Di instansi IT, virtualisasi software ini sangat berguna dalam jaringan dengan pola client-server. Selain itu, end user juga bisa memanfaatkan teknologi ini untuk beberapa hal. Yang pertama, bisa dimanfaatkan untuk menginstal OS lain tanpa ingin mengganggu OS yang sudah ada. Biasanya dilakukan oleh yang penasaran ingin mencoba. Contohnya, pengguna Windows 7 yang ingin menjalankan OS jadul seperti Windows 98 atau ME. Atau Linux, bahkan Mac OS X yang aslinya tidak bisa diinstal langsung ke PC umum layaknya Windows atau Linux.
Yang kedua dan yang terpenting, adalah karena alasan kompatibilitas dan keamanan. Ini akan dibahas di postingan berikutnya.
Nah, jika bicara tentang OS virtual, maka kita harus berbicara tentang emulatornya. Di postingan kali ini, saya akan membicarakan VirtualBox, sebuah aplikasi untuk virtualisasi. VirtualBox adalah buatan Oracle, dan bisa berjalan di Windows atau Linux. Ukurannya tergolong kecil, sekitar 78 MB. Yang terpenting, VirtualBox gratis.
Untuk memakai OS virtual, kita harus menginstalnya terlebih dahulu layaknya OS asli. Dengan wizard kita dituntun untuk menginstalnya. Kita juga harus tahu jenis OS yang akan diinstal, agar VirtualBox memberikan konfigurasi yang optimal. Sumber instalasi bisa dari optical disc, atau dari image disc.
Setelah puas dengan konfigurasi, saatnya jalankan OS tadi. Instal sebagaimana aslinya. Setelah itu, OS bisa dijalankan seperti biasa.
Pada tampilan awalnya, VirtualBox terbagi menjadi 3 bagian. Bagian atas dipenuhi menu dan toolbar, lalu bagian di bawahnya terbagi menjadi 2. Yang kiri berisi list OS yang terinstal, yang kanan konfigurasi dari OS yang disoroti.
Tampilan awal VirtualBox
VirtualBox ini mendukung banyak OS. Untuk Windows saja, tersedia pilihan Windows 3.1 s/d Windows 7. OS lainnya adalah Linux (dengan beragam distro), IBM OS/2, Solaris, dan BSD. Bagaimana dengan Mac OS X? Bisa saja, tentu dengan memakai pilihan Other OS di list. Dan juga PC kamu memakai prosesor Intel / AMD yang sudah support SSE 2/3.
Sebagian OS yang di-support
Nah, jadi bagi kamu yang ingin mencoba suatu OS tapi takut merusak OS yang sudah ada, VirtualBox patut dicoba. OS yang ingin kamu coba bisa berjalan di dalam OS yang sudah ada, karena OS virtual dianggap sebuah aplikasi, sama seperti lainnya. Bahkan dengan Seamless mode, tampilan dekstop OS virtual bisa memenuhi monitor kamu (dalam kata lain, fullscreen).
Bagaimana pemakaian VirtualBox itu sendiri? Silahkan tunggu saja.
Download VirtualBox di sini.
Posting Komentar