Cari

Memuat...

Did You Know?

Piala Dunia 2014 menjadi edisi pertama yang akan digelar di saat smartphone sudah mewabah. Dipastikan demam "Piala Dunia" akan menyerbu berbagai toko aplikasi berbagai OS mobile seperti App Store-nya iOS maupun Play Store-nya Android.

14 September 2010

Optimalkan kerja PC / Laptop Kamu! (bag. 1)

Jaman sekarang, komputer merupakan barang kebutuhan yang semakin murah saja. Tidak heran, begitu banyak orang yang memakai komputer sekarang. Well, bagi kemajuan bangsa Indonesia, ini tidak berarti banyak jika kita hanya tahu cara memakainya saja tanpa mengetahui komputer secara total. Miris juga melihat, alat milik sendiri saja tidak tahu. Contoh nyata adalah, anak-anak sekarang, lebih pandai bermain game online atau ber-social networking ria (FB/Twitter,dll) ketimbang memakai program Office, atau bahkan menjelajah internet. Kan aneh gitu kalau ke warnet atau internetan cuma untuk FB-an atau tweet atau apalah itu. Padahal itu hanya sepersekian dari internet itu sendiri. Sudah ah, kok malah jadi curhat.
Saya berharap, artikel ini nantinya bisa bermanfaat buat kita, sehingga kalau PC / laptop di rumah agak ngadat atau apa gitu, tanpa memanggil teknisi bisa kita solve sendiri. Dan bagi yang PC / laptopnya belum mengulah, pengetahuan ini bisa membantu mencegah kerusakan pada PC / laptop. Pada artikel kali ini, kita akan berkenalan dengan komputer kita dulu, karena “tak kenal maka tak sayang”. Jika kita sudah kenal, bakalan enak nantinya dalam memecahkan masalah atau dalam menginstal game / aplikasi. Dengan tahunya kita komponen komputer kita, kita tahu seberapa kuat komputer kita, sehingga kita bisa menghindari yang namanya kelebihan beban (kasihan komputernya disuruh melakukan pekerjaan berat yang tidak bisa dia kerjakan).
1.    Getting Started
Di bagian awal, mari kita ketahui komponen-komponen komputer itu sendiri. Untuk apa? Misalnya kita ingin menginstal suatu aplikasi / game, kita tahu apakah komputer kita sanggup untuk menjalankannya. Ga perlu tahu sampai detail sekali, cukup tahu yang di bawah ini :
-    Operating System (manufacturer, edition)
-    Prosesor (merk, series, model, clock speed)
-    Memory (jenis, kapasitas)
-    Hard Disk (jenis, konektor, kapasitas)
-    Optical drive (jenis, speed)
-    Graphic Card (jenis, merk, tipe, kapasitas memory)
-    Display (jenis, ukuran, max. Resolution)
-    Dll
Untuk OS, ada 3, yaitu Windows, MacOS, dan Linux. Saya yakin umumnya kita memakai Windows, tapi kita harus tahu Windows apa itu, apakah XP, Vista atau 7. Setelah itu, kita harus tahu edisinya, apakah Home Edition atau Professional (XP); Starter, Home Premium, Business, Professional atau Ultimate (Vista/7)
Untuk prosesor, ada 3 vendor utama (Intel, AMD, VIA). VIA jarang dipakai, jadi kita fokuskan ke Intel dan AMD. Intel memiliki banyak seri, misalnya Celeron, Pentium, Atom, Dual Core, Core 2 Duo, Core i3, Core i5, Core i7. Masing-masing seri memiliki beragam model, misalnya Pentium 4, Atom N450, Core 2 Duo T6500, dll. Untuk AMD, serinya Sempron, Athlon, Athlon Neo, Phenom, dll. Modelnya misalnya Athlon Neo MV-40, Sempron 140, Athlon II X2 245, Phenom II X4 955, dll.
Untuk memory, tentukan apakah jenisnya DDR, DDR2, atau DDR3. Lalu, tentukan kapasitasnya, apakah 256 MB, 512 MB, 1/2/4 GB, dst.
Untuk hard disk, ada 2 jenis, yaitu yang berbasis plate dan flash. Ini biasa jarang dicantumkan di spesifikasi. Namun yang memakai plate, akan diberikan speed spin-nya (biasanya 5400/7200/10000 rpm). Jenis konektornya ada 2, yaitu P-ATA (merk lama) dan S-ATA (model yang umum dipakai). Lalu, tentukan berapa kapasitasnya.
Untuk optical disk, tentukan jenisnya, apakah CD, DVD, atau Blu Ray Disk. Lalu, tentukan fungsinya, apakah hanya membaca (ROM), menulis sekali pakai (R), berkali-kali (RW/RAM). Lalu, tentukan speed bacanya. Biasanya, aplikasi atau game dalam keping disk membutuhkan optical disk dengan kec. tertentu agar bisa terbaca datanya.
Untuk kartu grafik, tentukan jenisnya. Embedded untuk yang menyatu dengan motherboard, dedicated untuk yang tidak menyatu atau merupakan tambahan. Biasanya yang embedded memiliki memory dari RAM sehingga diberi keterangan “shared”. Vendor penyedianya umumnya Intel, nVIDIA, SiS, S3. Serinya GMA (Intel), nForce (nVIDIA), Mirage (SiS), dan Chrome (S3).
Untuk yang dedicated, hanya ada 2, yaitu nVIDIA dan ATi. nVIDIA hadir dengan seri GoForce (versi mobile untuk laptop, namun berganti menjadi GeForce) dan GeForce. ATi memakai seri Radeon HD. Contoh modelnya, GeForce GTX 240, GeForce 8800GT, Radeon HD 4750, Radeon HD 5870, dll.
Untuk display, tentukan apakah merupakan CRT atau LCD. Lalu, ukurannya dalam inchi, dan resolusi maksimal yang didukung.
Nah, jika komponen-komponen di atas sudah tahu, bagus. Kalau belum tahu, silahkan cari tahu melalui :
-    My Computer; Properties;

 -    DirectX Diagnostic Tool (Start; Run; ketik dxdiag;)
-    Software 3rd party (misalkan cpu-Z)
Saya sarankan memakai bantuan cpu-Z karena lebih lengkap. Ukurannya kecil (<1MB) dan gratis.
Nah, contoh spesifikasi (laptop saya) :
-    Microsoft Windows 7 Ultimate Edition
-    Prosesor Intel Core 2 Duo T6400 @ 2.00 GHz
-    Memory DDR2 2 GB
-    Hard disk SATA 160 GB
-    DVD-RAM 8x
-    Embedded SiS Mirage 3 256 MB (shared)
-    LCD display 14’, 1280x800
 
Selanjutnya, kita akan membahas ketika sudah logon.

Tidak ada komentar: