Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

23 September 2010

Optimalkan Kerja PC! (bag. 3)

Bag. 1
Bag. 2
Sekarang, saatnya kita masuk ke desktop. Jika kamu rasa komputer kamu lambat dalam start-up, berikut ini perlu kamu coba.
Pertama, agar loading start-up menjadi cepat, kita perlu mengatur apa-apa saja yang akan dijalankan saat start-up. Biasanya akan menjadi background application. Tidak semuanya bisa kita buang. Beberapa ada yang sangat penting, seperti antivirus, sound dan VGA card driver, download manager, dll.
Tahukah kamu, kenapa start-up yang banyak dapat membuat kita menunggu lebih lama untuk bisa memakai komputer? Sederhananya begini. Aplikasi start-up ibaratnya calon pembeli tiket kereta api misalnya. Jika jumlahnya membludak, ketika loket baru dibuka, kepadatan pasti terjadi. Petugas harus melayani mereka dulu baru bisa melayani pembeli yang baru datang. Komputer juga begitu. Sistem harus menjalankan aplikasi yang masuk ke daftar start-up sesaat setelah desktop terlihat. Setelah semua aplikasi start-up selesai, baru bisa kita jalankan aplikasi secara manual, misalnya menjalankan game. Kalau start-up belum selesai tetapi sudah kita paksakan jalankan aplikasi lain, sama seperti calon pembeli yang baru datang dan menyerubut antrian. Tentu akan mengakibatkan keributan. Jadi, agar waktu tunggu sampai komputer siap dipakai menjadi pendek, kita harus atur aplikasi start-up itu.
Secara default, Windows dapat menampilkan daftar program start-up. Bisa kita lihat melalui Run, lalu ketikkan msconfig. Di tab Services, akan terpampang daftar aplikasi yang dijalankan saat start-up. Beri tanda centang pada “Hide all Microsoft services”. Sisanya adalah program yang kita instal. Hilangkan tanda centang di samping nama program agar tidak dijalankan saat start-up.
System Configuration
Ada cara yang lebih mudah, yaitu memakai bantuan aplikasi pihak ketiga. Salah satunya Start-Q. Freeware ini ringan (< 1 MB), dan mudah dipakai. Di awal pemakaian, kita akan ditanyai apakah setting start-up yang kita buat nantinya akan berlaku untuk user lain di komputer yang sama. Cara pakainya sama dengan Microsoft Configuration tadi, tinggal hilangkan centangnya. Kita juga bisa menambahkan aplikasi start-up atau mengedit entry-nya. Jangan lupa di-save jika sudah siap dan aktifkan.
Pilih cakupan setting

Atur start-up

Aktifkan
Kedua, hilangkan shortcut di desktop. Saat kita masuk ke desktop, sistem akan me-load icon dari tiap shortcut. Dan ini jelas memakan source. Kalau tidak percaya, perhatikan ketika baru mulai, icon pasti akan berbentuk lembaran putih, tetapi setelah di-load menjadi icon yang seharusnya. Hal ini akan memperberat kerja sistem. Andai kita hilangkan, kita bisa lebih menghemat resource.
Caranya, klik kanan pada desktop, pilih View, lalu hilangkan centang pada “Show desktop icons”. Hilanglah semua icon di desktop. Namun, jika sudah tergantung dengan shortcut, kamu bisa letakkan sebagai quick launch (untuk XP dan Vista) atau pin to taskbar (Win. 7). Atau bisa memanfaatkan aplikasi dock, atau pin to Start Menu.
Sembunyikan icon
Ketiga, minimalisir pemakaian gadget. Ini dikhususkan untuk user Win Vista dan 7. Semakin banyak gadget yang dipakai, semakin lama waktu tunggu sampai komputer siap dipakai. Pilihlah yang benar-benar dibutuhkan, misalnya jam, kalender, dan resource meter. Ingat, gadget memakan memory yang lumayan banyak.
Set pemakaian gadget seperlunya
Selanjutnya, akan dibahas mengenai masalah keamanan komputer.
Posting Komentar