Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

29 November 2010

Android : Sebuah Cerita dari Si Robot Hijau

Android adalah sistem operasi yang dipopulerkan oleh Google. Banyak yang mengira bahwa Android adalah buatan Google. Namun, hal itu keliru karena OS buatan Google adalah Chrome OS, bukan Android. Lantas, siapa pembuat Android ini sebenarnya?
Adalah Andrew Rubin atau lebih dikenal Andy Rubin, pembuat dan pendiri Android Inc. Pria yang pernah bekerja untuk Apple dan Microsoft inilah yang menciptakan Android OS di tahun 2004. Di tahun 2005, Google membeli Android Inc, dan Rubin memilih untuk bergabung dengan Google.
Android lantas tidak menjadi urusan Google semata. Sadar akan kemampuannya, Google membentuk Open Handset Alliance untuk mengembangkan Android, mulai dari OS, software, s/d hardware, bersama 34 perusahaan lainnya. Ga heran kalau hasilnya bagus.
Android itu sendiri dikembangkan dari kernel Linux untuk mobile. Hal ini dapat dilihat dari sifat Android yang open-source. Dari awal, sang pembuat memang memiliki niat yang baik akan Android ini. Dia ingin membuat sebuah OS yang bebas dikembangkan orang lain, sehingga mendorong inovasi terhadap Android itu sendiri. Semangat yang sama seperti yang dikobarkan pembuat Linux, Linus Torvald.
Bisa kita lihat, di pasaran ada begitu banyak model HP yang memakai Android. Tidak hanya HP, namun juga tablet pad. Bahkan beberapa saat ke depan, akan ada versi netbook-nya. Namun, secara keseluruhan, ada 4 versi Android, yang diberi codename dari nama kue, yaitu Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.1) dan Froyo (2.2).
Berikut ini beberapa rincian dari masing-masing versi :

Android v1.5
Dirilis pada 30 April 2009
Mampu merekam dan memutar video
Dapat mengunggah (upload) foto ke Picasa dan video ke Youtube
Dilengkapi soft keypad dengan fitur autocomplete
Mendukung pemakaian A2DP
Ada widget baru dan mengikuti pola pada desktop
Terdapat fitur copy paste pada internet berbasis web page

Android v1.6
Dirilis pada 15 September 2009
Pengintegrasian antara kamera, kamera video dan galeri
Penambahan fungsi seleksi pada foto di galeri
Peningkatan fitur voice search dan pengembangan voice dial
Pengembangan fitur pencarian untuk bookmark, kontak, dan halaman web plus kecepatan tinggi
Peningkatan teknologi jaringan CDMA (EVDO), Wifi, gesture, dan mesin text to speech
Mendukung layar dengan resolusi WVGA
Pengayaan aplikasi pada Android Market

Android v2.1
Rilis pada 26 Oktober 2009
Pemakaian browser baru dan telah support HTML5
Penambahan Google Maps 3.1.2
Support Microsoft Exchange
Kamera dengan flash dan digital zoom
Pengembangan MotionEvent dari tracking multitouch untuk event
Keyboard virtual
Support Bluetooth v2.1
Kecepatan hardware dioptimalkan
Rasio B/W pada background lebih tinggi dan mendukung image dengan resolusi tinggi

Android v2.2
Rilis pada Mei 2010
Aplikasi berjalan jauh lebih cepat dengan JIT compiler (Just-In Time compiler), dengan begitu umur batere lebih panjang
Update aplikasi otomatis
Dukungan terhadap FM radio
Kernel Linux baru, yang menggunakan RAM yang lebih sedikit
Peningkatan kualitas grafis dan kinerja
Dukungan Flash 10.1
Warna trackball, sebagai notifikasi ketika ada pesan masuk

Sejauh ini, kebanyakan Android yang dipakai adalah v1.6 dan v2.1. Semakin tinggi versinya, semakin tinggi spesifikasi yang dibutuhkan. Beda dengan Symbian misalnya, yang hanya butuh prosesor 300 MHz agar bisa beroperasi, Android v1.6 membutuhkan setidaknya prosesor berkecepatan 500 MHz dan komponen mumpuni lainnya. Hal ini yang menyebabkan harga ponsel Android tergolong mahal, sekalipun Android-nya gratis.
Posting Komentar