Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

12 April 2010

OS selain Windows Apa ya?

Pertanyaan ini agaknya mudah dijawab bagi orang-orang yang melek IT. Tapi buat yang lain? Memang susah melepaskan image Windows dari PC. Apalagi Indonesia terkenal akan "gila image"-nya. Seperti menyebut nama suatu merk untuk merujuk ke air kemasan. Hal yang sama juga terjadi di bidang IT. Entah mengapa, Windows seperti menjadi keharusan bagi pengguna PC di Indonesia, sampai-sampai membuat kita buta akan OS lain dan memaksakan diri untuk pakai Windows walaupun bajakan.
Sedikit share nih, mungkin ini semua karena dari awal kenal PC udah disodorin Windows, jadi tahunya Windows aja. Saya juga gitu dulu, saat dibelikan PC dengan ultra-low specs (PII 333 MHz, 32MB RAM), sudah dilengkapi Win 98. Lalu, upgrade ke Win ME, lalu nyoba XP (OS paling fenomenal) tapi balik ke ME lagi gara-gara ga kuat. Hehehe
Baru pada tahun semalam saya dibelikan laptop medium specs (Core2Duo 2GHz, 2 GB RAM). Nah mulai dari situ saya pakai XP. Lama-lama bosan juga dan karena specs memungkinkan, saya mencoba Win 7 beta dan jatuh cinta padanya! Waktu trialnya habis, dan ga ketemu versi RC, saya pun nyoba Windows Vista. Sambil tetap dual-boot dengan XP sih.
Sempat nyoba Linux (paling susah karena ga tau), mikirkan setting instalasi aja sampe keringat dingin setengah jam. Linuxnya ada 4, yaitu Linux bawaan dari laptop, Ubuntu 9.04 dan 9.10, serta Sabily 9.04 (distro Ubuntu beraroma Islami). Oh ya, Ubuntu itu tersedia gratis buat kita, bahkan kita bisa pesan online gratis sampai ke rumah. Beneran lho. Saya udah nyoba untuk versi 9.04 dan 9.10. Oh ya, Linux-Linux ini ga saya pakai lama-lama karena VGA card saya ga support, jadi cuma bisa resolusi 800x600 aja.
Nah, kawan di kelas ada yang punya MacBook. Akhirnya kesampaian juga pake Apple. Versinya 10.5 Leopard. Ngiri juga sih, cari DVD-nya, nemu, dan pas diinstal, ketahuan kalo "cuma" versi Tiger (10.4), padahal di covernya 10.5. Ketipu deh. Dah gitu, gagal pula instal. Ini yang membawa saya ke dunia virtualisasi (nanti saya posting juga). Pakai VMWare, instalasi MacOSX berhasil. Jadi deh MacOSX OS ke-8 yang saya instal dari 11 OS yang pernah saya pakai. Saat ini saya cuma pake Windows 7 yang keren abis. Target selanjutnya sih, Ubuntu 10.04, dan ChromeOS. Hehehe
Dari pengalaman di atas, banyak hal yang baru saya tahu. Antara lain adalah bahwa drive instalasi Linux tuh ga keliatan di Windows, tapi punya Windows keliatan di Linux. Udah gitu, kecantikan Windows 7 sebagian nyontek dari Aqua-nya MacOSX. Paling kentara pas minimize Windows. Kalo da pernah pakai MacOSX, pasti ngerasain persamaannya. Dan, distro-distro khusus Linux biasanya punya fitur mewah seperti Sabily yang berisi segudang aplikasi Islami. Satu lagi, Windows XP punya kompatibilitas terhadap software dan hardware yang paling bagus, Windows Vista berat dan ga cantik-cantik kali, dan Windows 7 terasa ringan, cantik dan banyak game lama yang ga bisa dimainin. Hehehe.
Sekian aja cerita tentang OS-nya, ditunggu komentar dengan pengalaman kamu. 
Posting Komentar