Cari

Memuat...

Did You Know?

Android versi terbaru, L, akan membawa perubahan drastis pada segi tampilan, dengan mengusung Material Design.

24 Juli 2011

Photoshop vs CorelDraw : Perbedaan

Akhirnya ngeblog lagi! Setelah sekian lama bermalas-malasan (maklum, sejak pengumuman bulan Mei sampai sekarang, saya jarang berhubungan dengan buku), akhirnya muncul juga semangat ngeblog. Kali ini saya akan mencoba untuk membahas sesuatu yang sebenarnya ga perlu dibahas (sudah banyak yang bahas sih-.-), tapi dengan sisi pandang seorang saya!
Ga pake lama, yang akan kita bahas adalah perbedaan dari Photoshop dan CorelDraw. Siapa sih yang ga kenal keduanya? Mereka adalah tool wajib para desainer, baik yang jago advertisement atau web developing. Tapi, mereka tidak sama, melainkan saling melengkapi. Maka dari itu, begitu banyak perbedaan yang mereka miliki. Apa-apa saja itu?
Yup, mari kita mulai dari nama mereka. Waduh, jelas beda donk. Menurut mas Wikipedia, photoshop artinya “menyunting sebuah gambar”. Sedangkan CorelDraw (buang Corel-nya, kan nama perusahaan) atau Draw, artinya “menggambar”. Nah, dari nama aja dah jelas, Photoshop buat edit gambar, sedangkan Draw untuk buat gambar grafis.
Pembuatnya sendiri beda. Photoshop merupakan buatan Adobe, yang kini semakin banyak varian produknya. Demi menandingi Draw, Adobe memiliki lllustrator. Corel sendiri sebagai pembuat Draw, memiliki produk bernama Corel Photopaint untuk menandingi Photoshop.
Raster dan vector adalah dua hal berbeda yang bisa digabungkan. Raster atau bitmap adalah “santapan” Photoshop, sedangkan vector adalah hasil pekerjaan Draw. Nah, raster atau bitmap adalah jenis gambar yang resolusinya sudah ditentukan. Maksudnya, jika kita zoom sampai 100 % saja, sudah keliatan pixel-nya (istilah awamnya, pecah). Konon lagi mau di-zoom 1600 %. Hehehe. Hal serupa tidak terjadi di vector, mau di-zoom berapa aja gambarnya ga pecah, tetap semulus awal.
OK, bagaimana dengan format file? PSD buatan Photoshop, melawan CDR buatan Draw. Siapa yang lebih rakus storage? Tentu saja PSD. Kalau ga percaya, Adobe aja sampe buat format baru buat PSD yang lebih dari 2 GB : PSB. Kalau CDR lebih ringan, karena ga mengenal metadata, layer, masking, channel, dkk yang dimiliki PSD. Kalau masih kurang ngerti, ini saya kasih contoh. File PSD dan CDR dibuat dengan resolusi kecil (misalkan 800x600). Ukuran file memang bisa beda-beda tipis, dengan kualitas yang setara. Namun, coba kamu zoom sampai 10 kali lipat (resolusi 8000x6000), PSD ga sanggup menandingi CDR. Akhirnya dibuat file PSD baru dengan resolusi 8000x6000 agar kualitas gambar bisa menyamai CDR. Ketika diliat size file-nya, saya jamin bakalan jauh lebih besar! Tapi CDR tidak berubah. Itulah mengapa bisa lebih ringan CDR, berkat sifat resolution independent-nya.
Saatnya ke system resource. Pernah liat system requirement keduanya ga? Nih saya copas dari situs resmi keduanya.
Photoshop :
Intel® Pentium® 4 or AMD Athlon® 64 processor
Microsoft® Windows® XP with Service Pack 3; Windows Vista® Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise with Service Pack 1 (Service Pack 2 recommended); or Windows 7
1GB of RAM
1GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on removable flash storage devices)
1024x768 display (1280x800 recommended) with qualified hardware-accelerated OpenGL graphics card, 16-bit color, and 256MB of VRAM
Some GPU-accelerated features require graphics support for Shader Model 3.0 and OpenGL 2.0
DVD-ROM drive

Sedangkan untuk CorelDraw :
    Microsoft® Windows® 7, Windows Vista®, Windows® XP, with latest service packs installed (32-bit or 64-bit editions)
    Intel® Pentium® 4, AMD Athlon™ 64 or AMD Opteron™ (Intel® Core™ Duo 1.83 GHz, AMD Dual-Core 2.0 GHz or higher required for video editing)
    1 GB RAM (2 GB or higher recommended)
    128 MB VGA VRAM or higher (256 MB or higher recommended)
    4.5 GB hard disk space (to install all applications). Up to 9GB needed to install extra content
    32-bit ODBC drivers for external database connectivity (for website creation)
    Mouse or tablet
    Windows-compatible sound card
    1024 x 768 screen resolution (768 x 1024 on a Tablet PC)
    DVD drive
    Recordable DVD required for creating DVDs
    Recordable Blu-ray™ drive required for creating Blu-ray™ discs
    Internet connection required for online features and product registration
    Microsoft® Internet Explorer® 7 or higher

Nah, coba kita lihat bagian RAM. Draw merekomendasikan 2 GB, sedangkan Photoshop tidak. Ini merupakan bukti bahwa saat beroperasi, Draw membutuhkan lebih banyak memory. Bahkan di Windows 7 akan terasa sangat lambat jika hanya mengandalkan RAM 1 GB.
Oh ya, spesifikasi keduanya berdasarkan versi terakhir yang sama-sama launching tahun lalu, yaitu CS 5 untuk Photoshop, dan X5 untuk Draw. Walau ada limanya, tapi internal version-nya beda. CS dan X hanya permainan merk demi menghindari versi ke-13 (takut sial). CS dimulai setelah Photoshop 7, jadi CS 5 adalah versi ke-12. Selanjutnya mereka akan merilis CS 6 alih-alih Photoshop 13. Corel sudah melewati versi 13 dengan membuat nama X3. Kini, X5 menjadi rilis ke-15.
Yang terakhir (maaf saya sudah capek -.-), user-nya. Yups, ada 3 jenis lho, yaitu yang memakai keduanya, memakai Photoshop saja, dan memakai Draw saja. Yang golongan pertama ya yang bekerja di advertisement dan web developing. Demi hasil yang cantik, mereka harus mampu memadukan keduanya. Pemakai Photoshop saja ya jelas fotografer. Buat apa grafis vector bagi mereka? Nah yang ketiga ini agak jarang (atau saya yang kurang tau). Mereka adalah animator. Dalam membuat gambar kartun 2D, Draw bisa diandalkan berkat keleluasaan dalam membuat kurva dan bentuk-bentuk lainnya.
Sekian saja yang bisa saya bedakan dari mereka. Kalau ada tambahan, silahkan.
Poskan Komentar