Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

12 Agustus 2012

Catatan Awal Kuliah : RS dan PA


Gimana, udah baca edisi CAK sebelumnya kan? Itu loh, yang ngebahas tentang matkul. Nah, kali ini saya ingin share tentang RS dan PA. Apaan sih itu?

Langsung aja nih, RS itu singkatan dari Rencana Studi, sedangkan PA adalah Pembimbing Akademis. Kalau sudah baca posting CAK sebelumnya, mungkin ada yang bertanya-tanya, gimana cara memilih matkul yang kita mau. Kalau di SMA kan udah ditentukan sekolah. Nah, di sinilah peran RS tadi. Dengan RS, kalian bisa memilih matkul apa aja yang akan kalian ambil.

Nah, mengambil matkul itu bukan sembarangan ambil loh. Setidaknya ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu matkul prasyarat, kapasitas kelas, hasil studi semester sebelumnya, dan IP semester sebelumnya. Matkul prasyarat udah dibahas di postingan sebelumnya. Kapasitas kelas, nah ini yang seru. Kuliah itu beda dengan sekolah. Di sekolah, walau guru per pelajaran beda, tempat belajar yang dipakai sama, jadi teman sekelas itu-itu aja. Kalau kuliah, hal itu akan sulit terjadi. Suatu matkul bisa saja mendapat embel “kelas” di akhir. Ibaratkan satu angkatan wajib mengambil matkul Fisika di semester satu. Satu kelas Fisika kapasitasnya 40 orang. Sedangkan satu angkatan berjumlah 250 orang. Maka, setidaknya ada 7 kelas yang akan disediakan, dari Fisika kelas A, s.d. Fisika kelas G. Ketujuh kelas itu bisa saja diajarkan oleh dosen yang berbeda atau waktu belajar yang berbeda, membuat suatu kelas memiliki daya tarik tersendiri. Misalnya, kelas A, diajarkan oleh dosen yang kata senior “baik nilai”, maka banyak mahasiswa yang mengambil Fisika kelas A. Katakanlah ada 70 orang peminatnya. ‘Kan melebihi kapasitas yang 40 tadi. Maka, peminat nomor 41 ke atas ga bakalan diterima di kelas A, dan harus pindahkan pilihan ke kelas lain yang masih ada slot kosongnya. Begitu pun untuk matkul lain.
Pengecekan Prasyarat
Pengecekan Kapasitas Kelas dan Jumlah SKS berdasarkan IP
Nah, hal ketiga itu hasil studi semester sebelumnya. Jika di semester sebelumnya banyak matkul yang gagal mencapai predikat “lulus” (atau mendapat nilai C), maka di semester ini sebisa mungkin ambil matkul yang ga lulus tadi. Secepat mungkin kejar predikat lulus. Singkat kata, prioritaskan matkul yang sudah pernah diambil namun belum lulus. Buat mahasiswa baru sih, ini belum penting. Saat di semester dua baru mungkin (akan merasakannya). Semoga aja lulus semua, ya!

Nah, hal keempat adalah IP semester sebelumnya. Ini menentukan jumlah SKS yang diperbolehkan untuk diambil. Tentang hal ini, akan dibahas di bagian selanjutnya.
Informasi apakah RS sudah disetujui PA
Jika kamu sudah puas memilah-milih matkul yang akan kamu ambil, maka pilihan kamu yang tercatat di RS akan dibawa ke PA. Di sini PA bertugas. Dia akan melihat apakah pilihan kamu bertentangan dengan setidaknya empat aturan di atas. Jika iya, maka kamu akan disuruh memilih ulang lagi. PA ini adalah dosen. Kamu bisa berdiskusi dengannya jika kamu bingung bin galau dalam memilih. Bahkan, jika kamu pintar, namun mengambil matkul dalam jumlah sedikit, dia akan menyarankan kamu untuk menambah.

Karena perannya yang vital, banyak mahasiswa datang jauh-jauh dari kampung ke kampus di saat liburan hanya untuk bertemu PA dan mengisi RS. Setidaknya itu kata teman saya yang kuliah di Bandung. Ada juga RS yang harus di-print lalu diserahkan ke PA untuk ditandatangani, lalu diserahkan ke pihak akademis untuk diproses. Alhamdulillah, di UI berbeda. Berkat sistem digital yang dinamakan SIAK-NG, mahasiswa UI difasilitasi untuk berkonsultasi dengan dosen PA. Untuk yang berada di sekitar kampus, bertemu langsung dengan PA adalah pilihan nomor satu dalam menentukan matkul yang akan diambil. Namun, untuk perantau seperti saya, fasilitas kirim pesan secara online sangat membantu. Bahkan, persetujuan PA bisa didapat tanpa bertemu sekali pun!

Sesederhana itukah peran PA? Tergantung. Jika pilihan kamu bermasalah, maka PA akan bertindak lebih. Dia akan mengoreksi pilihan kamu. Masalahnya sih berkisar pada ketidaksesuaian matkul yang diambil (mungkin karena prasyarat belum lulus) atau jumlah SKS melebihi yang bisa diambil berdasarkan IP semester lalu.

Eh, udah ngomongin SKS nih. Next, kita akan kupas SKS.  

2 komentar:

Muhammad Ali Imran Z mengatakan...

pertanyaannya, gimana maba mengetahui dosen itu dosen yang "baik nilai"? :(

Sebuah Blog mengatakan...

tanya sama senior dong dek :)
gunakan saat ospek buat tanya2. tapi pastikan bertanya pada orang yang tepat, jangan sampai tanya sama senior yang IP nya nyaris 4 :D