Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)

12 September 2011

Tips Menghemat Baterai pada Android

Saat ini, Android menjadi primadona smartphone bersama iPhone. Hal tersebut tidak terbantahkan, mengingat banyak produsen smartphone yang menanamkan sistem Android di produknya. Bahkan Nokia yang sudah lama menjadi raja smartphone dengan Symbian-nya harus mengaku kalah. Alasannya, Android menyediakan Android Market yang merupakan markas aplikasi dan game gratis. Selain itu, spesifikasinya yang melebihi rata-rata smartphone lain membuat Android cocok untuk 3D gaming dan aplikasi office.
Namun, di balik kehebatannya itu, Android  memiliki momok menakutkan bernama baterai. Baterai Android  terkenal dengan keborosannya, yang bahkan bisa mengalahkan keborosan Blackberry. Nah, kali ini, kita akan membahas mengenai cara menghemat baterai perangkat Android kamu.
Cara pertama, tentu saja set penerimaan sel. Jika kamu tidak sedang butuh internet, sebaiknya kamu menonaktifkan mode 3G (WCDMA). Menghidupkan penerimaan 3G akan menguras baterai dengan cepat, karena sulitnya menangkap sinyal 3G. Jadi, Android kamu diharuskan bekerja lebih keras untuk menangkap sinyal, yang berujung pada umur baterai yang memendek.
Kedua, turunkan tingkat brightness Android kamu. Penulis pribadi menurunkan brightness sampai ke titik terendah. Memang, di bawah matahari layar kelihatan kurang jelas, namun efeknya baterai bisa bertahan lebih lama. Oh ya, jangan lupa set display timeout sekecil mungkin. Berhubung layar menyumbang pemakaian terbesar baterai dalam sistem Android (sampai 60%), hemat-hematlah memakai layar. Hehehe.
Ketiga, minimalkan aplikasi yang sedang berjalan. Gunakan aplikasi task killer seperti Advanced Task Killer yang berfungsi untuk mematikan background application. Sama seperti Windows, Android juga mempunyai beberapa aplikasi yang berjalan secara tersembunyi atau di balik layar (selain aplikasi yang sedang aktif). Semakin banyak aplikasi background, semakin banyak resource memory dan prosesor yang dipakai, yang berujung pada semakin cepat habisnya baterai Android kamu. Jadi, matikan saja semua aplikasi background kecuali kalau kamu tahu bahwa aplikasi tersebut dibutuhkan.
Keempat, minimalkan pemakaian speaker. Speaker cukup menguras baterai. Jika tidak terlalu memaksa, penulis menyarankan memakai headset daripada speaker.
Dan yang terakhir yang dapat penulis berikan adalah bijak dalam bermain game dan internetan. Kedua aktivitas itu rakus baterai. Apalagi jika kamu terus mengaktifkan mode internet, maka Android kamu akan terus berhubungan dengan internet. Aplikasi seperti chatting client, Facebook, Twitter, dan Gmail akan terus membuat Android kamu memakai akses internet. Dan jika itu tetap begitu, daya baterai akan turun drastis.
Nah, kesimpulannya, bijak dalam memakai Android. Dengan segala kelebihannya, Android tetaplah sebuah ciptaan yang tak luput dari kesalahan.
Posting Komentar