Cari

Quick Info

WATCH_DOGS 2 banyak menuai pujian, terutama di PC mengingat optimasi yang bagus yang dibawanya. Tentu ini menjadi angin segar bagi PC gamer ketika di beberapa waktu lalu terdapat beberapa game level AAA yang memiliki optimasi buruk ketika diluncurkan.
Semoga apa yang dilakukan WD2 menjadi tren di PC gaming tahun depan :)
Tampilkan postingan dengan label Mobile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobile. Tampilkan semua postingan

10 September 2011

Perangkat Android Pertamaku : Sony Ericsson Xperia X8!

Akhirnya, keinginan ku untuk memiliki perangkat Android kesampaian juga. Ayah saya memberikan saya Sony Ericsson Xperia X8 yang baru beberapa minggu dipakainya dengan alasan pengoperasiannya yang tergolong susah (iya juga sih, buat orang awam agak susah). Walau awalnya saya menganggap remeh Sony Ericsson Xperia X8, namun pada akhirnya saya menemukan hal lain yang belum terjamah selama dipakai ayah saya. Apa saja itu?

Sony Ericsson Xperia X8 memiliki spesifikasi Android low-end. Dengan prosesor 600 MHz, RAM yang sayangnya hanya 180 MB, internal storage 200 MB (usable hanya sekitar 100-an MB), kamera 3 MP minus auto focus dan flash, dan yang lebih menyakitkan layar yang katanya kapasitif namun belum multi touch. Aduh, buat yang terakhir ini saya ampun. Pengalaman gaming nantinya akan sangat tidak memuaskan. Ibarat bermain bola hanya dengan satu kaki. Kebayang ga? -_-

Namun, apa mau dikata, saya sudah terlanjur setuju menukar Sony Ericsson C510 saya yang kameranya aduhai dengan Sony Ericsson Xperia X8 karena faktor app : saya bisa baca PDF materi kuliah Fasilkom UI, scan qr code, dll. Yes! First Android, walau sebenarnya saya memohon pada orang tua untuk membelikan Acer Iconia Tab A500. Berhubung uang orang tua sudah sangat banyak saya habiskan untuk kuliah, ya jadi saya coba syukuri aja apa yang ada, semoga Allah memberi lebih.

OK, dengan segala kelemahannya, hanya ada 2 hal yang saya suka dari Sony Ericsson Xperia X8 : sistem Android (sayang masih Eclair), akhirnya saya bisa jalankan file APK dengan maksimal (dulu sempat coba emulator dan Android versi PC, namun karena banyak APK dibuat dengan code yang hanya dimengerti prosesor ARM, jadi ga jalan deh), dan yang kedua adalah Timescape. Hehehe saya akan puas melihat foto orang-orang yang keep in touch dengan saya melalui fitur ini. Walau pada akhirnya saya senang fitur ini tidak lagi ada di Sony Ericsson Xperia X8 yang sudah saya instal custom ROM. Hehehe.

Masalah pertama, storage. Hanya sedikit yang bisa saya instal. Game casual dan arcade rata-rata di atas 10 MB, belum lagi aplikasi yang rata-rata 2 MB ke atas. Bahkan app Doc To Go berukuran hampir 6 MB. Yang tergolong kecil malah game HD yang sudah di-convert ke ukuran layar Sony Ericsson Xperia X8. Namun, tidak adanya multi touch membuat game HD kurang nyaman untuk dimainkan. Berhubung masih Eclair 2.1, App2SD atau Link2SD tidak bisa diinstal. Demi kesenangan, saya mencari cara untuk memperbesar storage. Ada dua kemungkinan yang saya temui : instal App2SD untuk Eclair (resiko tinggi) atau instal custom ROM Froyo yang banyak bertebaran di internet. Sekadar info, Froyo sudah native support App2SD atau Link2SD.

Nah, setelah saya baca step by step kedua metode, saya cukup ragu. Metode pertama butuh pemecahan micro SD menjadi beberapa partisi ditambah perintah terminal ADB (sampai sekarang saya belum tahu ADB itu apa), dan metode kedua membutuhkan flashing baseband yang jika sampai salah bisa menyebabkan Sony Ericsson Xperia X8 tidak bisa memakai jalur internet cepat HSPA. Keduanya bahkan bisa menyebabkan bootloop (booting yang terus berulang) dan bricked (smartphone dalam keadaan tewas/rusak berat). Beneran loh, di testimonial saya lihat ada yang stuck di logo Sony Ericsson, mengalami kegagalan lainnya, namun ada juga yang berhasil.

Takut sih, nanti kalau rusak gimana mau berhubungan dengan orang tua yang nun jauh di Medan? Namun, didorong sifat curiousty luar biasa dari dalam diri saya (sekadar info, kalau sifat ini ga ada pada diri saya, saya akan menjadi manusia yang gaptek dan ga akan buat blog dan tulisan ini) dan kebutuhan akan solusi storage, saya pun beranikan diri. Oh ya, info lagi nih. Dalam masalah coba-coba gini saya jagonya, maksudnya jago dalam keberanian. Namun, hasilnya ya 50-50 lah, dalam dua percobaan nekat, satu berhasil satu gagal. Masih teringat saat saya iseng memperbaiki analog joystick yang rusak namun gagal memasangnya kembali, atau saat melepas mobo dari CPU namun kesulitan memasukkan kembali.

Akhirnya saya mantapkan pilihan ke metode kedua. Adalah blog seorang Sony Ericsson Xperia X8 enthusiast, ArtoSeven, yang mendorong saya berkat penjelasan step by stepnya. Walau di komentarnya adalah ratusan yang bermasalah, saya kalem aja. Proses pertama tentu aja back up data kontak, SMS, dan data file di micro SD. Mana tau ga sengaja kena format ulang micro SD nya. Kemudian instal xRecovery demi membuat back up keseluruhan sistem buat aman, mana tau custom ROM yang dipakai nantinya ga stabil dan ingin balik ke asal. Namun, instal xRecovery ini agak sulit, yaitu harus rooting Sony Ericsson Xperia X8 supaya dapat akses super user (kalau di Windows, namanya administrator). Rooting saya memakai SuperOneClick Root. Lalu, saya harus men-download BusyBox dari Market, dan menginstal Root Explorer. Selanjutnya dengan Root Explorer saya harus pindahkan 3 file penting ke folder sistem. Restart HP dengan cemas, lalu menekan tombol Back berkali-kali ketika muncul teks Sony Ericsson berwarna putih. Dan...tada muncullah xRecovery. Saya pun melakukan back up sistem. 50 % sudah progres berjalan.

Lalu saya download file custom ROM dari blog ArtoSeven. Sayang, dikatakan di sana harus memiliki Sony Ericsson Xperia X8 dengan baseband berakhiran 15. Dan itu bukan Sony Ericsson Xperia X8 saya! Akhirnya saya melakukan flashing, dan sayang di aplikasi berbasis Windows itu dikatakan model yang didukung adalah Eclair 2.1.1 atau yang sudah di-update, dan punya saya lagi-lagi tidak seperti itu (baru versi 2.0.1). Akhirnya saya mencari ROM Eclair 2.1.1, lalu dengan bantuan xRecovery saya me-restore ROM itu menjadi OS baru menimpa yang lama. Cara update yang tidak bersahabat karena menimpa sistem keseluruhan dan menghilangkan user data dan app. Ga masalah sih, karena progres baru 60 %. Lalu, karena sudah pas dengan requirement flashing, next step adalah flashing. Ini pun saya cemas banget. Eh...syukur alhamdulillah kelar dan baseband sudah berubah. Progres 70 %.

Lalu saya download custom ROM editan ArtoSeven yang berbasiskan MiniCM 0.6, dan diberi nama Nexus X8. Cara porting ke Sony Ericsson Xperia X8-nya mudah, dengan mengubah file ROM menjadi update.zip, lalu diinstal melalui xRecovery. Custom ROM ini mengecewakan karena saya tidak bisa me-restore contact dan SMS saya, dan juga koneksi internet yang ga akan jalan sebelum di-set APN nya secara manual. Percobaan pertama sukses tapi tidak memuaskan. Saya putuskan kembali ke Eclair 2.0.1 (bawaan awal).

Esoknya, saya mengunjungi blog ArtoSeven dan menemukan adanya custom ROM berbasis MiniCM 0.6 yang diberi nama Arc X8. Yang buat saya antusias adalah adanya app bawaan Sony Ericsson Xperia X8 yang bernama Backup and Restore. Jadi, back up kontak dan SMS yang sudah saya buat di awal-awal tadi bisa di-restore. Prosesnya sama dengan Nexus X8 tadi. Setelah sukses, saya restore back up-nya dan tada...everything back to normal! SMS sama seperti saat dulu, koneksi internet langsung jalan. Sayang, kontak ga keliatan, namun jika ingin mengirim SMS di kotak To: jika kita ketik namanya akan muncul. Jadi, buat cari kontak saya harus melalui SMS. Selebihnya bagus lah. Oh ya, koneksi jadi agak lemot. Dulu, di Eclair 2.0.1 ada opsi 3G only, jadi so pasti ngebut. Ini hanya ada 2G/3G mode.

Selebihnya...yes it’s Froyo dan sudah ada App2SD bawaan. Internal memory 200 MB semuanya usable buat app. Interface menu dan docking Sony Ericsson Xperia Arc. Mode SMS seperti chat Facebook, dimana di sebelah kiri pesan terdapat foto si pengirim pesan. Adanya folder untuk menggabungkan app yang sejenis, sama seperti iPhone. Dan interface penguncian yang sama dengan Samsung Galaxy (atau memang bawaan Froyo ya? Hehehe). Ada juga live wallpaper, sepaket wallpaper Android Honeycomb lengkap dengan widget jam Honeycomb, car kit, dan bisa instal Google+ (hanya berjalan di Android versi 2.2 ke atas). Ga lupa ada Gallery 3D yang kayak Samsung Galaxy (atau memang bawaan Froyo ya? Hehehe), dan juga modul pinch to zoom! Progres 100%!

Sampai sekarang, saya masih memakai ROM ini. Stabil kok. Memuaskan. Sony Ericsson Xperia X8, from minimum to maximum. Hanya itu saja? Belum, belum selesai. artoSeven juga menyertakan dua app berguna : SetCPU dan Quadrant Advanced. SetCPU adalah app untuk overclock CPU (sekali lagi, overclock). Dalam hati saya, yes akhirnya saya melakukan overclock. Hahaha. Serius loh. ArtoSeven menyarankan untuk men-set maximum clock ke 710 MHz. Yes... Sony Ericsson Xperia X8 punya saya memiliki prosesor 710 MHz, hanya berbeda 90 MHz lebih kecil daripada Samsung Galaxy Ace atau Gio. Dan app kedua adalah untuk benchmark smartphone Android. Skor yang didapat cukup tinggi berkat OS Froyo dan prosesor. Skornya jauh melampaui X10, HTC Desire, dan mengungguli Nexus One dan Samsung Galaxy S. Skor yang diraih 1085, hanya kalah dari Nexus One 2.2+ dan Moto Droid X.

Nah, begitulah cerita saya bersama Sony Ericsson Xperia X8. Semoga masih banyak hal baru yang bisa saya temukan bersama Sony Ericsson Xperia X8. (Oh ya, saya menantikan perkembangan Gingerbread untuk Sony Ericsson Xperia X8. Sekarang masih banyak bug, jadi Froyo dulu yang jadi pilihan).

Special thanks to : ArtoSeven

17 Juli 2011

Tips Memilih Tablet (bag. 1)


Tablet PC atau disingkat tablet lagi booming sekarang. Namun, ternyata udah dari dulu tablet muncul. Dulu, tablet ga begitu populer karena masih begitu sulit digunakan. Maklum aja, dulu tablet hadir berbasiskan Windows XP. Kan ada tuh Windows XP tablet edition. Tapi, karena susah dipakai, jadi ga banyak yang pakai.
Namun, munculnya iPad sangat menggemparkan semuanya (kayaknya gitu sih). Tablet mulai digemari, dan langsung booming. Berbagai varian pun dibuat. Nah, jika kamu ingin membeli tablet, ada sedikit saran agar nanti kamu ga nyesal dan tepat dalam menentukan keputusan.

16 Mei 2011

Cannon Rats : Game Mirip Angry Bird untuk HP Java

Kembali lagi dengan game HP. Yups, kali ini saya akan sedikit berbagi game Java yang berjudul Cannon Rats. Game ini dibuat Gameloft dengan gameplay yang mirip sekali dengan Angry Bird. Mungkin karena terinspirasi dengan game fenomenal yang sayangnya tidak ada versi Java-nya.
Bagi yang pernah main Angry Bird pasti sudah cukup tahu cara mainnya. Di sini kamu harus mengalahkan sekumpulan kucing dengan menggunakan tikus yang beragam bentuk dan kemampuannya.
Karena layar HP Java umumnya kecil, game ini menyediakan mini preview sehingga seluruh arena permainan dapat terlihat jelas. Nah, kamu tinggal atur elevasi, lalu tentukan power, dan tikus akan terbang menghantam kucing. Makin sedikit tikus yang terpakai, makin banyak bonus yang didapat. Uang yang didapat nantinya bisa dibelikan dengan berbagai barang menarik, suatu hal yang ga ada di Angry Bird.
So, game ini cukup layak dimiliki kamu yang maniak Angry Bird namun ga punya smartphone atau iPod. Silahkan download, ukuran sekitar 1 MB.
Download 

07 Mei 2011

Opera Mini 6 untuk Java Phone

Well, sudah lama ga bicarain mobile.  Maklum, lagi sibuk dengan OS. Kali ini, akan saya postingkan mengenai  aplikasi yang ga asing lagi buat kita, yaitu Opera Mini. Aplikasi mobile ini sangat dapat diandalkan bagi pengguna HP yang hobi berkelana di dunia maya. Dan, aplikasi ini telah mencapai versi 6!

15 Maret 2011

Kumpulan Aplikasi Islam untuk Java Phone (Bagian 2)

Hand phone telah mengalami transformasi yang begitu mengesankan. Dari yang awalnya sebagai telepon berjalan, hingga kini menjadi media center dan simbol status. Meningkatnya kemampuan HP antara lain dapat menjalankan berbagai aplikasi, baik itu yang berbasis Java, Symbian, Android, Bada, Blackberry OS, Windows Mobile, atau iOS. Hal ini dilihat para developer sebagai peluang untuk berbisnis. Tak heran, banyak bermunculan application store yang menawarkan aplikasi gratis atau berbayar.

04 Maret 2011

Kumpulan Aplikasi Islam untuk Java Phone

Hand phone telah mengalami transformasi yang begitu mengesankan. Dari yang awalnya sebagai telepon berjalan, hingga kini menjadi media center dan simbol status. Meningkatnya kemampuan HP antara lain dapat menjalankan berbagai aplikasi, baik itu yang berbasis Java, Symbian, Android, Bada, Blackberry OS, Windows Mobile, atau iOS. Hal ini dilihat para developer sebagai peluang untuk berbisnis. Tak heran, banyak bermunculan application store yang menawarkan aplikasi gratis atau berbayar.

19 Januari 2011

Kue Terbaru dari Google : Android 2.3 Gingerbread

Beberapa saat yang lalu, dunia menyaksikan usaha Google untuk menguasai pangsa smartphone lewat jagoannya yang bernama Android. Ya, robot hijau itu punya versi baru, yaitu 2.3. Ga berbeda dengan 4 versi sebelumnya, versi ini dinamakan dengan nama kue, yaitu Gingerbread. Walau masih baru, sudah ada perangkat yang mengadopsi OS ini, yaitu Google Nexus One S dari Samsung dan Sony Ericsson Arc. Apa saja yang baru dari versi ini?

10 Januari 2011

Kumpulan Java Games Awal Tahun 2011

Setelah di postingan sebelumnya saya telah membagikan 5 game-game dari Gameloft, sekarang akan saya bagikan 5 games lagi yang berasal dari EA (Electronic Arts). Game-game ini nantinya dapat menemani kamu menjalani hari-hari di tahun baru ini. Hehehe.

04 Januari 2011

PES 2011 Mobile : Akhirnya Dirilis!

Para penggemar PES, akhirnya KONAMI selaku developer PES mengeluarkan PES 2011 versi mobile. Well, jauh sebelumnya sudah dirilis versi PC, console, dan versi smartphone (iPhone OS dan Android OS). Lalu kini dirilis versi Java J2ME. Pada postingan kali ini saya akan bahas versi untuk HP dengan resolusi 240x320.

29 Desember 2010

Akhirnya HP Bisa Baca UFD!

Dahulu kala, saya pernah berpikir, apakah mungkin HP bisa membaca data yang terdapat di sebuah UFD atau flash disk, mengingat semakin lama perkembangan HP semakin menggila, menyerupai fungsi komputer. Ternyata, beberapa tahun kemudian, pertanyaan saya terjawab. Dengan OS terbaru, Symbian ^3, Nokia berhasil memunculkan sesuatu yang baru.

28 Desember 2010

Koleksi Java Game Akhir Tahun

Buat kamu yang hobi main game di HP, menjelang tahun baru ini banyak vendor mengeluarkan game-game baru. Berikut ini saya bagikan beberapa game pilihan dari Gameloft yang cocok untuk HP beresolusi 240x320.

23 Desember 2010

Aplikasi Java untuk HP Kamu (2) : Moby Explorer dan Centurion

Pada bagian ini, kita akan masuk ke bagian aplikasi yang berhubungan dengan produktifitas. Yang pertama adalah file explorer bernama Moby Explorer. Aplikasi buatan Bermin Software ini serupa dengan Windows Explorer di Windows.

29 November 2010

Android : Sebuah Cerita dari Si Robot Hijau

Android adalah sistem operasi yang dipopulerkan oleh Google. Banyak yang mengira bahwa Android adalah buatan Google. Namun, hal itu keliru karena OS buatan Google adalah Chrome OS, bukan Android. Lantas, siapa pembuat Android ini sebenarnya?

18 November 2010

Mengubah Nama Game Java

Pada postingan kali ini, saya akan membahas cara mengedit data suatu game Java. Sebelumnya, yang perlu disediakan adalah game yang akan diedit (formatnya .jar) dan aplikasi peng-ekstrak seperti Winrar.
Jika sudah ada, saatnya kita edit. Yang akan kita edit hanya datanya saja, seperti nama game, dan vendor pembuat atau penyedia game.

15 November 2010

Aplikasi Java untuk HP Kamu (Part 1)

Kamu punya HP? Ya iyalah, hari gini ga punya. Tau ga, HP itu sama kayak PC, jadi bias diinstal berbagai game atau aplikasi. Tapi tentu yang khusus untuk HP. Masak iya berharap bisa memainkan PES 2011 PC di HP? Bahkan HP dengan OS Windows Mobile saja ga bisa jalankan file EXE.

10 November 2010

Aplikasi Try Out di HP dari SSC

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi suatu aplikasi untuk HP dengan Java support (ke depannya akan lebih banyak). Jadi, pada suatu hari ketika sedang browsing, ga tau kenapa bisa masuk ke situs SSC, salah satu bimbel di Medan. Ketika saya lihat-lihat, ada yang menarik perhatian saya. Yaitu aplikasi Try Out untuk HP.

04 November 2010

Standar Resolusi Monitor / Gadget

Setiap layar pasti memiliki yang namanya resolusi. Baik itu HP, komputer, TV atau gadget lainnya. Kira-kira tau ga resolusi HP kamu atau komputer kamu?  Bagaimana perbandingan dengan resolusi lainnya? Simak aja pada tabel berikut.

04 Oktober 2010

My New Phone : C510 Review

Well, akhirnya tercapai juga ingin saya untuk memiliki HP baru. Maklum, W200i saya sudah 3 tahun beroperasi. Pilihan pun jatuh pada Sony Ericsson C510. Dari SE ke SE. Kenapa?
Hanya ada SE di benak saya. Pengalaman berkata, bahwa dalam dunia Java, SE lebih bagus dari Nokia ataupun HP lainnya. Itu sudah menjadi pertimbangan pertama. Singkatnya :
1. SE memiliki kemampuan menjalankan aplikasi Java dengan baik, bahkan beberapa aplikasi sekali jalan. Nokia dengan S40-nya agak tersendat dalam menjalankan game-game Java berat.
2. SE support multi-tasking. Jadi, kita bisa browsing pakai Opera Mini, sambil chat pakai eBuddy, dan pantau status teman lewat Facebook for Sony Ericsson. Nokia S40 tidak bisa.
3. File instalasi Java bisa dari mana saja; download, kirim lewat Bluetooth, atau dipindahkan lewat kabel data. Samsung tidak, hanya bisa lewat download.
4. SE bisa mengatur resolusi untuk game Java, walau hanya untuk ukuran yang lebih kecil. Yang lain nihil.
Selain itu, dengan harga yang sama, HP SE lebih kaya fitur ketimbang kompetitor. Beberapa di antaranya adalah Photo/Music/Video DJ, Track ID, Media Player yang keren, support accelerometer, geo-tagging camera, Youtube service, dll. Singkatnya, rasio harga dan performa terbaik dimiliki Sony Ericsson.
Dengan range 1,2 jutaan, saya jatuh hati dengan C510. Beberapa kelebihannya adalah :
1. Camera
C510 memiliki 3.2 MP Cybershot camera with autofocus, flash, face detection, smile detection, and geotaging. Dengan begitu, berfoto ria dengan C510 cukup memuaskan. Di outdoor dengan limpahan cahaya matahari, gambar terlihat begitu jernih dan asli. Masalah hadir jika kurang cahaya. Flash kurang banyak membantu.
Kamera sendiri didukung dengan autofocus (dengan menekan setengah shutter), Smile Shutter (menangkap gambar jika ada objek yang tersenyum), face detection, dan geotagging (penambahan informasi geografis pada foto), bahkan menambahkan foto ke Google Maps.
Di bagian video, dengan ukuran 240x320, hasilnya cukup baik. Framerate mencapai 30 fps, yang berimbas ke ukuran file. Video 5 menit bisa memakan 40 MB.
Kamera sendiri dilindungi oleh slide-in lens cover berbahan metal.
2. Layar
Berdimensi 2.2’ dengan resolusi 240x320, layar ini terlihat begitu jernih dan jelas walau dengan kontras 50%. Tambahkan anti gores untuk melindungi layarnya.
3. Support Flash Lite 2.1
Dengan ini, C510 leluasa membuka file SWF, bahkan menjadikannya sebagai wallpaper atau screen saver.
4. Accelerometer.
Fitur favorit saya. Dengan ini, kita bisa main game di C510 tanpa menekan tuts-nya. Hanya dengan menggerakkan HP. Ada satu game racing bawaan yang memanfaatkan accelerometer. Bahkan, ada satu file SWF yang mendukung accelerometer. Jadi, perpaduan antara Flash Lite dan accelerometer. Great!
Ada juga aplikasi yang bernama Walkmate, dimana bisa menghitung jumlah langkah kaki kita.
5. Media Player.
Seperti media center di Windows 7. Ada 2 skin yang dapat diubah melalui tema HP. Ada efek dinamis di library. Fully support auto-rotate karena adanya accelerometer. Ubah posisi C510 menjadi landscape, dan media player akan menampilkan gambar/video/musik dalam posisi landscape juga.
Untuk music player, sudah mendukung album art, stereo widening, Mega Bass. Suara dari speaker bagus, walau di-set maksimal tidak pecah sama sekali. Dengan headset, bass lebih terasa. Kualitasnya secara keseluruhan setara dengan Walkman 3.0.
Untuk gambar, tersedia opsi Send to Facebook, view on map (melalui Google Maps), slide show dengan berbagai setting sesuai suasana, atau editing via Photo DJ.
Untuk video, ada opsi Send to Youtube, penyesuaian orientasi sesuai posisi HP. Jika kita pegang HP secara landscape, maka video juga akan dimainkan dalam mode landscape. Ada juga editing via Video DJ.
Di sini juga dapat mengorganisir game dan RSS.
6. Facebook for Sony Ericsson.
Client FB untuk SE. Setara dengan yang ada di Blackberry, dengan dukungan yang lengkap. Ada dua mode, yaitu Basic dan Advanced. Bisa dijalankan di wallpaper, jadi bisa update status dan melihat status hanya dari wallpapaer.
7. Koneksi USB
Selain sebagai mass storage dan penghubung komputer ke internet melalui C510 sebagai modem, C510 juga bisa memanfaatkan koneksi yang ada di komputer untuk berinternetan di HP! Jadi, bukan hanya komputer saja, C510 juga bisa. Jadi tetap bisa wifi-an di C510, asal ada kabel data dan komputer.
Sekian aja review dari C510. Pokoknya, saya puas. 8/10.
Silahkan berbagi pengalaman tentang C510, atau memberi kritik.

19 September 2010

Operating System pada Hand Phone (bagian 1)

Kalau bicarain OS atau sistem operasi, mungkin kita akan berpikir tentang komputer. Ya sih, memang ga salah karena sistem operasi itu komponen pokok agar komputer bisa kita pakai. OS komputer bermacam-macam, ada Windows, MacOS, dan Linux. Tapi, tahukah kamu kalau sekarang sudah banyak HP atau mobile phone yang sudah ber-OS?

24 Mei 2010

Antara Laptop dan Desktop

Nah, di postingan sebelumnya sudah dibahas tentang laptop dan varian-variannya. Sekarang sebagai sedikit perbandingan, saya buatkan tabel yang berisi beberapa perbandingan. Kalau ada kesalahan silahkan koreksi ya!